Friday, 19 June 2009

Untitled

Saat kamu datang, tertawa
kamu hancurkan dinding penghalang itu
remukkan segala kebekuan yang ada
mencampur semuanya ke dalam sebuah rangkulan hangat


datang dan pergi,
siang dan malam,
hitam dan putih,
wangi teh dan rokok,
semuanya mengingatkanku padanya


bahkan harum rumput basah setelah hujan,
kayu yang kokoh dan berkilau,
harum kulit dari sepatu yang masih baru,
itu kamu.


kamu datang, mengetuk
kepercayaan yang sudah rapuh
menjadi kepingan-kepingan, semuanya hilang.


kau suka aku,
kau cinta dia
waktumu untuk memilih sudah habis
dan tinggalkan aku sendiri.

2 comments:

volverhank said...

hhi buat sendiri ya puisisinya?

www.volverhank.net blog saya maen yaaa

Istina said...

haha iya ini cuma iseng aja kok bikinnya